GPDI BRISBANE

Strong Community, Strong Faith

MEMILIKI HASRAT SEPERTI TUHAN YESUS

Written By: Jerry - May• 16•12

Yesaya 30:18  Sebab itu TUHAN MENANTI-NANTIKAN SAATNYA hendak menunjukkan kasih-Nya kepada kamu; sebab itu Ia bangkit hendak menyayangi kamu. Sebab TUHAN adalah Allah yang adil; BERBAHAGIALAH SEMUA ORANG YANG MENANTI-NANTIKAN DIA!

Seperti kuatnya keinginan dan kerinduan manusia untuk mengalami atau menerima janji Tuhan, maka demikian juga Allah memiliki keinginan (hasrat) yang sangat besar dan kuat bahkan melebihinya untuk memberikan jawaban atas doa doa dari setiap orang percaya.

Dalam ayat ini ada dua objektifitasnya :

1.       TUHAN MENANTI NANTIKAN SAATNYA

  • Allah hendak menunjukan kasihNya
  • Allah hendak menyayangi kamu

Bandingkan ketika Allah membuat keputusan yang besar di sorga dengan mengutus dan mengorbankan anak tunggalNya HANYA UNTUK MENUNJUKAN BETAPA BESAR KASIHNYA kepada manusia.

Johanes 3:16  Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.

Pengalaman Kasih Allah yang dinyatakan, banyak dialami oleh tokoh tokoh Alkitab dan anak anak Tuhan termasuk anda dan saya.

Raja Daud memiliki hubungan yang sangat dekat dengan Tuhan.  MELALUI PENGALAMAN ROHANI ITU MAKA DAUD BERKATA ;

Mazmur 144:3  Ya TUHAN, apakah manusia itu, sehingga Engkau memperhatikannya, dan anak manusia, sehingga Engkau memperhitungkannya?

“Apakah MANUSIA, sehingga Engkau begitu memperhatikanNya”.

Sangat tegas Daud ingin mengatakan :

  • Kekagumannya kepada Tuhan atas pengalaman pengalamannya dengan Tuhan.
  • Ia seperti sedang menggelengkan kepalanya karena kekaguman itu.
  • Amazing, wow.

Bukankah kita pernah ada pada keadaan sampai kita seakan malu kepada Tuhan, karena kemanjaan yang Tuhan berikan buat kita.

Dalam Mazmurnya yang lain, Daud berkata:

Mazmur 23:1-6  Mazmur Daud. TUHAN adalah gembalaku, takkan kekurangan aku.

Kembali ia menyatakan kekagumannya akan Tuhan. Ia raja yang sangat berhasil, tapi Ia tetap mengakui bahwa PENGALAMANNYA DENGAN TUHAN MELEBIHI PENGALAMANNYA SEBAGAI RAJA.

Tuhanlah yang telah membawanya untuk ada pada titik hidup yang sangat berhasil. Banyak orang memiliki mimpi ingin menjadi seperti Daud.

Tuhan-lah yang memiliki inisiatif awal ketika manusia mengalami pengalaman berkat, mujisat dan jawaban. Dan hanya Tuhan yang berotoritas  atas setiap keadaan dan mempercayakan bahkan memberikannya kepada manusia.

Tuhan berhasrat untuk menyatakan KASIHNYA dan MENYAYANGI

Hasrat Tuhan akan bertransformasi menjadi pengalaman rohani kita, ketika kita menantikan Tuhan dengan setia.

 

2.    BERBAHAGIALAH MEREKA YANG MENANTIKAN NANTIKAN TUHAN

Penantian didalam Tuhan tidak akan sia-sia

Mazmur 25:3a  YA, SEMUA ORANG YANG MENANTIKAN ENGKAU TAKKAN MENDAPAT MALU;

Pekerjaan menanti / menunggu sepertinya sangat berat, sehingga dibutuhkan kesabaran. Itulah rahasia dari  janji Allah di nyatakan – Seperti apa yang sudah dijelaskan melalui Firman minggu yang lalu.

“Kesabaran lebih menghasilkan keadaan yang positif dibandingkan dengan mengabaikan kesabaran itu”

TUHAN sangat mengerti keterbatasan dan kelemahan manusia pada posisi rohani MENUNGGU, sekalipun perintah untuk bersabar itu telah ditegaskan terlebih dahulu.

DENGAN KEADAAN INI MAKA TUHAN BERKATA :

Isa 40:31  TETAPI ORANG-ORANG YANG MENANTI-NANTIKAN TUHAN MENDAPAT KEKUATAN BARU: mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya; mereka berlari dan tidak menjadi lesu, mereka berjalan dan tidak menjadi lelah.

BAHWA ORANG YANG SEDANG MENANTIKAN TUHAN AKAN MENDAPAT KEKUATAN BARU (ENERGI YANG BARU).

Ratapan 3:22-26

Tak berkesudahan kasih setia TUHAN, tak habis-habisnya rahmat-Nya,  selalu baru tiap pagi; besar kesetiaan-Mu!.  ”TUHAN adalah bagianku,” kata jiwaku, oleh sebab itu aku berharap kepada-Nya.  TUHAN adalah baik bagi orang yang berharap kepada-Nya, bagi jiwa yang mencari Dia.  ADALAH BAIK MENANTI DENGAN DIAM PERTOLONGAN TUHAN.

Fresh Anointing – ada urapan yang baru.

ORANG YANG MENANTIKAN TUHAN, AKAN MENDAPATAKAN KEKUATAN :

  • Kekuatan itu akan seperti Rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya.

Semakin kuat angin itu, maka burung rajawali akan semakin terbang tinggi.

  • Kekuatan itu akan seperti, orang yang terus berlari tetapi tidak menjadi lesu. Seperti orang yang yang terus berjalan tetapi tidak menjadi lelah.

Logika manusia akan berkata, ‘mana mungkin tidak lelah’, namun itulah seperti itulah kekuatan janji itu.

 

SEHINGGA

Filipi 4:13  Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku.

Php 4:13  I CAN DO ALL THINGS THROUGH CHRIST WHICH STRENGTHENETH ME.

Kalau seorang Evander Hollyfied saja menang bertinju dengan meyakini ayat ini, apa lagi dengan kita jika kita melakukannya dengan terus berdoa, ibadah dan tidak kehilangan semangat.

Mazmur 27:14  Nantikanlah TUHAN! Kuatkanlah dan teguhkanlah hatimu! Ya, nantikanlah TUHAN!

 

Sunday service

GPDI Brisbane, April 13. 2012

Rev. Jerry Elrika Sanger, SH

 

 

 

 

 

PERJALANAN KEPADA JANJI ALLAH

Written By: Jerry - May• 16•12

Kejadian 15:1  Kemudian datanglah firman TUHAN kepada Abram dalam suatu penglihatan: “Janganlah takut, Abram, Akulah perisaimu; upahmu akan sangat besar.”

(Beberapa minggu yang lalu kita belajar tentang sebuah kepastian didalam Tuhan bahwa ‘segala jerih lelah didalam Tuhan tidak akan sia sia’.)

Upahmu akan sangat besar. Allah berjanji kepada Abram – upah (reward) yang SANGAT besar.

Kejadian15:5  Lalu TUHAN membawa Abram ke luar serta berfirman: “Coba lihat ke langit, hitunglah bintang-bintang, jika engkau dapat menghitungnya.” Maka firman-Nya kepadanya: “Demikianlah banyaknya nanti keturunanmu.”

Kejadian 15:6  Lalu percayalah Abram kepada TUHAN, maka TUHAN memperhitungkan hal itu kepadanya sebagai kebenaran.

Tuhan menjanjikan suatu bangsa yang besar akan lahir melaluinya.

SEPERTI TUHAN BERJANJI KEPADA ABRAM MAKA DEMIKIANLAH JANJI ALLAH BAGI KITA.

 

ANTARA JANJI SAAT DIBERIKAN DAN JANJI DI NYATAKAN, ADALAH PERJALANAN ROHANI.

Tuhan berjanji akan memberkati keturunan Abraham seperti bintang dilangit. Lalu nanti kemudian Isak lahir (Fasal 21), sebagai anak perjanjian.

Semua orang memiliki pengalaman tersendiri secara unique dalam pengalaman Janji Allah.

 

Antara Janji diberikan hingga Isak lahir, adalah masa :

  • KESABARAN ABRAM DIUJI, dan ia gagal sehingga menuruti kemauan sarai istrinya.

Fasal 16, Sarai memberikan Hagar kepada Abram lalu kemudian Ismael lahir.

Hal ini berakibat pada Fs.16:16 dan Fasal 17:1 – Tuhan tidak berfirman kepada Abram selama 13 tahun. Hilangnya suasana keintiman dengan Tuhan. . Usia 86 – 99.

Abram tidak sabar menanti perjanjian itu. Abram tergoda, alasannya mungkin sangat rasional melalui istrinya sendiri. Tapi hal itu telah berakibat tertundanya janji itu untuk dialami.

Ketidak sabaran Abraham berakibat pada hilangnya persekutuan Abram dengan Tuhan selama 13 tahun.

“Orang yang tidak sabar akan sulit untuk mengalami janji Allah, atau akan menunda waktu dari jawaban tersebut”.

  • PERJANJIAN SUNAT – Setelah Tuhan kembali bermurah hati kepada Abram, maka Allah memberikan perjanjian sunat.

Keinginan Daging (Pengudusan dan penanggalan sifat kedagingan). Fasal 17: (24 – Abram disunat)

Kekudusan bukan standard tapi kehidupan.

“Anak Tuhan harus meninggalkan hawa nafsu kedagingan”

 

  • PELAYANAN ABRAHAM – Bagaimana Abraham melayani dengan ketulusan. Memberikan Roti dan daging yang terbaik untuk Tuhan. Fasal 18:1-15

“Ketulusan adalah kwalitas dari pelayanan kepada Tuhan”,  gereja harus hidup murah hati. Tuhan mengajarkan untuk tidak pelit, tapi rela berkorban.

 

  • DOANYA – Abraham berdoa untuk Sodom dan Gomora. Fasal 18:16-33

‘Sekiranya ada 50,45,40,30,20,10 orang’ – Bersyafaat.

“Kehidupan Doa adalah menarik perhatian Tuhan, berdoalah senantiasa”

 

JANJI DIGENAPI

Gen 21:1-5  Adapun Abraham berumur seratus tahun, ketika Ishak, anaknya, lahir baginya.

Tuhan mendidik Abram yang kemudian menjadi Abraham untuk melihat janji Tuhan sebagai suatu Proses perjalanan Iman.

TEMPATKAN DIRI KITA DALAM PERJALANAN ROHANI ITU.

BAGAIMANA DAN SERTA SEBERAPA JAUH KITA MEMEGANG JANJI ALLAH.

Perjalanan rohani itu harus diselesaikan, Janji Allah harus kita raih.

2Co 7:1  Saudara-saudaraku yang kekasih, karena kita sekarang memiliki janji-janji itu, marilah kita menyucikan diri kita dari semua pencemaran jasmani dan rohani, dan dengan demikian menyempurnakan kekudusan kita dalam takut akan Allah.

Sejauh Mana Perjalanan Rohani kita? . . .

 

 

Sunday service

GIGC & GPDI May 6.2012

Rev. Jerry E Sanger, SH

 

 

 

RESPONS ROHANI

Written By: Jerry - May• 16•12

1Co 15:58  Karena itu, saudara-saudaraku yang kekasih, berdirilah teguh, jangan goyah, dan giatlah selalu dalam pekerjaan Tuhan! Sebab kamu tahu, bahwa dalam persekutuan dengan Tuhan jerih payahmu tidak sia-sia.

SEGALA USAHA DIDALAM TUHAN DAN UNTUK TUHAN, SELALU MENJADI PERHATIAN TUHAN.

Tuhan menghargai USAHA KITA.

POINT;

TUHAN TELAH MENYEDIAKAN TERLEBIH DAHULU APA YANG MENJADI JAWABAN DARI DOA KITA KEPADA TUHAN. JAWABAN ATAS KEBUTUHAN KITA ADALAH BAGIAN DARI RANCANGAN ALLAH DALAM HIDUP KITA.

Jer 29:11  Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan.

Tuhan telah membuat keputusan terlebih dahulu untuk hidup kita yakni, masa depan yang penuh harapan.

Beberapa peristiwa dalam Firman Allah dengan jelas menegaskan hal itu.

2 Raja raja 4:1-7

2Ki 4:1  Salah seorang dari isteri-isteri para nabi mengadukan halnya kepada Elisa, sambil berseru: “Hambamu, suamiku, sudah mati dan engkau ini tahu, bahwa hambamu itu takut akan TUHAN. Tetapi sekarang, penagih hutang sudah datang untuk mengambil kedua orang anakku menjadi budaknya.”

Seorang perempuan yang takut akan Tuhan (Orang percaya) ada pada keadaan yang membutuhkan pertolongan. KEMUDIAN IA DATANG KEPADA ELISA.

Firman Allah mengatakan; ‘Mintalah maka kamu akan menerima’ Yohanes 15:7

Sudah menjadi keputusan Tuhan bahwa janda ini dan anaknya harus terbebas dan masalah mereka.

2Ki 4:7  Kemudian pergilah perempuan itu memberitahukannya kepada abdi Allah, dan orang ini berkata: “Pergilah, juallah minyak itu, bayarlah hutangmu, DAN HIDUPLAH DARI LEBIHNYA, engkau serta anak-anakmu.”

ADA KEPASTIAN = HIDUPLAH DARI LEBIHNYA

Picture Rohani

2Ki 4:2  Jawab Elisa kepadanya: “Apakah yang dapat kuperbuat bagimu? Beritahukanlah kepadaku apa-apa yang kaupunya di rumah.” Berkatalah perempuan itu: “Hambamu ini tidak punya sesuatu apapun di rumah, kecuali sebuah buli-buli berisi minyak.”

ELISA ;         Apakah yang dapat aku perbuat bagimu?

                        Beritahukanlah apa saja yang kau punya dirumahmu.

PEREMPUAN ;    Aku tidak mempunyai apapun KECUALI sebuah buli-buli berisi minyak.

                        Kita harus berani mengutarakan kepada Tuhan sebagai bukti kita percaya dan berserah  kepada Tuhan.

 

Tuhan Akan menggunakan apa yang ada padamu untuk menjadi jalan mujisat.

 . . .back, 2 Kings 4 . . .

2Ki 4:3  Lalu berkatalah Elisa: “Pergilah, mintalah bejana-bejana dari luar, dari pada segala tetanggamu, bejana-bejana kosong, tetapi jangan terlalu sedikit.

Pergilah mintalah bejana dari para tetanggamu, TETAPI jangan terlalu sedikit = SEBANYAK YANG KAMU BISA.

Ada usaha yang harus dikerjakan (pergi kepada tetangga) dan harus maksimal (jangan terlalu sedikit).

Mengumpulkan sebanyak banyaknya, sesuai dengan kemampuan, maksimal.

How important our response, . .Tuhan telah, sedang dan akan  mengerjakan hal hal yang besar dalam hidup kita.

Ada bagian ketaan terhadap perintah Tuhan yang harus dikerjakan dengan baik dan benar.

Yohanes 2:1-11

Joh 2:7  Yesus berkata kepada pelayan-pelayan itu: “Isilah tempayan-tempayan itu penuh dengan air.” Dan merekapun mengisinya sampai penuh.

Air menjadi anggur telah ada dalam keputusan Tuhan.

Ketaatan pelayan adalah respons dalam mana keputusan Tuhan itu menjadi pengalaman.

Ada sebuah pernyataan ; “Kerjakan bagian kita, dan biarkan Allah mengerjakan bagianNya”.

Allah menghendaki kita untuk mengerjakan bagian kita dengan sungguh-sungguh.

Rom 12:11  Janganlah hendaknya kerajinanmu kendor, biarlah rohmu menyala-nyala dan layanilah Tuhan.

 

2Ki 4:4  Kemudian masuklah, tutuplah pintu sesudah engkau dan anak-anakmu masuk, lalu tuanglah minyak itu ke dalam segala bejana. Mana yang penuh, angkatlah!”

 

BERDOA DAN BEKERJA.

Tuhan mau kita memberkati segala usaha dan pekerjaan kita dengan doa.

. . .jo. . .Mat 6:6  Tetapi jika engkau berdoa, masuklah ke dalam kamarmu, tutuplah pintu dan berdoalah kepada Bapamu yang ada di tempat tersembunyi. Maka Bapamu yang melihat yang tersembunyi akan membalasnya kepadamu.

 

2Ki 4:5  Pergilah perempuan itu dari padanya; ditutupnyalah pintu sesudah ia dan anak-anaknya masuk; dan anak-anaknya mendekatkan bejana-bejana kepadanya, sedang ia terus menuang.

Mujisat itu telah mengawali usaha manusia. Ketaatan terhadap perintah Tuhan adalah respon untuk mengalami mujisat itu.

2Ki 4:6  Ketika bejana-bejana itu sudah penuh, berkatalah perempuan itu kepada anaknya: “Dekatkanlah kepadaku sebuah bejana lagi,” tetapi jawabnya kepada ibunya: “Tidak ada lagi bejana.” Lalu berhentilah minyak itu mengalir.

 

MUJISAT ITU TIDAK BERHENTI SAMPAI WADAH ITU HABIS (TIDAK ADA TEMPAT LAGI)

Sejauh dan sebanyak usaha kita adalah ukuran dari pengalaman rohani dengan Tuhan.

The more we response in our spiritual journey, the more creative, active our God in our life.

Semakin banyak bejana yang tersedia, semakin banyak minyak yang diterima/dimiliki.

SEMAKIN KITA PERCAYA DAN BERSERAH KEPADA TUHAN, MAKA RESPONSE KITA AKAN SEMAKIN HIDUP.

 

2Ki 4:7  Kemudian pergilah perempuan itu memberitahukannya kepada abdi Allah, dan orang ini berkata: “Pergilah, juallah minyak itu, bayarlah hutangmu, dan hiduplah dari lebihnya, engkau serta anak-anakmu.”

Jangan hanya datang kepada Tuhan ketika kita butuh. Belajarlah untuk datang kepada Tuhan yang sebagai pemilik mujisat itu. Paling tidak mengucap syukur untuk pengalaman mujisat.

 

TUHAN TELAH MENGAWALI ATAU MENYEDIAKAN JAWABAN YANG TERBAIK, SEBAGAI KEPUTUSANNYA SESUAI DENGAN RANCANGAN DAMAI SEJAHTERANYA BAGI KITA.

Dan respons kita akan menjadikan keputusan Tuhan itu sebagai pengalaman kita.

  • Ceritakan kepada Tuhan (berdoa), sebagai bukti iman dan pengakuan bahwa pada Tuhan ada pertolongan.
  • Dengar dan kerjakan apa yang Tuhan mau kita kerjakan.
  • Kerjakan dengan sungguh sungguh (maksimal)

 

Beranilah mengatakan YA tehadap apa yang menjadi kehendak dan keputusan Tuhan dalam hidup kita.

JADIKAN TUHAN MENJADI  PUSAT DARI PESAN DAN KEKAYAAN FIRMAN DAN PENGALAMAN ROHANI KITA !

 

 

Sunday service

GIGC & GPDI 2012-04-22

Rev. Jerry Elrika Sanger, SH